Inventory Management System for Roti Bakar Ngeunah
Roti Bakar Ngeunah — Inventory Management System Seiring bertambahnya aktivitas operasional, Roti Bakar Ngeunah membutuhkan cara yang lebih terstruktur untuk mengelola persediaan bahan baku di setiap outlet. BuildWithAdithya merancang dan membangun sistem inventori terintegrasi untuk membantu tim mengelola stok, pencatatan barang masuk dan keluar, kebutuhan bahan baku, supplier, serta monitoring persediaan secara lebih terpusat. Project ini berfokus pada digitalisasi proses inventori agar pengelolaan stok tidak lagi bergantung pada pencatatan manual dan dapat menjadi bagian dari sistem operasional bisnis secara keseluruhan.
Roti Bakar Ngeunah
Sebelum sistem dibuat, proses inventori masih memiliki berbagai tantangan dalam hal akurasi data, monitoring stok, dan koordinasi antar outlet. Pencatatan stok yang dilakukan secara manual membuat proses menjadi lebih lambat dan meningkatkan risiko terjadinya kesalahan input. Tim juga membutuhkan waktu lebih banyak untuk mengetahui kondisi stok aktual, bahan apa yang mulai menipis, serta kebutuhan pemesanan berikutnya. Selain itu, data inventori yang tidak terpusat membuat proses monitoring dan pengambilan keputusan menjadi kurang efisien.
BuildWithAdithya membangun sistem inventori yang memusatkan seluruh data persediaan ke dalam satu platform. Sistem memungkinkan tim untuk mengelola master bahan baku, stok per outlet, supplier, transaksi barang masuk dan keluar, serta kebutuhan pengadaan dalam satu alur kerja. Dengan sistem ini, pencatatan dan monitoring inventori menjadi lebih terstruktur, sehingga tim dapat mengetahui kondisi persediaan dengan lebih cepat dan memiliki data yang lebih siap digunakan untuk pengambilan keputusan operasional.
01 — Understanding the Operation Mempelajari alur kerja inventori Roti Bakar Ngeunah, mulai dari penerimaan bahan, penyimpanan, penggunaan, hingga pengadaan kembali. 02 — Mapping the Data Memetakan kebutuhan data seperti bahan baku, satuan, supplier, outlet, stok, transaksi, dan kebutuhan pemesanan. 03 — Designing the Workflow Menyusun alur sistem agar proses pencatatan inventori mengikuti workflow operasional yang sudah berjalan, bukan sekadar menggantikan spreadsheet dengan aplikasi. 04 — System Development Mengembangkan sistem dengan fitur monitoring, pencatatan transaksi inventori, pengelolaan supplier, dan pengelolaan stok antar outlet. 05 — Validation & Testing Melakukan pengujian terhadap alur transaksi dan konsistensi data untuk memastikan perubahan stok tercatat sesuai aktivitas operasional. 06 — Implementation & Optimization Mengimplementasikan sistem ke dalam proses kerja dan melakukan penyesuaian berdasarkan kebutuhan operasional di lapangan.
Sistem inventori memberikan dasar yang lebih terstruktur untuk mengelola persediaan Roti Bakar Ngeunah. 01 — Centralized Inventory Data Data inventori dapat dikelola dalam satu sistem sehingga lebih mudah dipantau. 02 — Better Stock Visibility Tim dapat melihat kondisi stok dengan lebih cepat tanpa harus melakukan pengecekan dari berbagai sumber pencatatan. 03 — Reduced Manual Work Proses pencatatan inventori menjadi lebih terstruktur dan mengurangi ketergantungan pada pencatatan manual. 04 — Improved Data Accuracy Transaksi barang masuk dan keluar tercatat dalam sistem sehingga histori perubahan stok lebih mudah ditelusuri. 05 — More Efficient Procurement Data inventori dapat digunakan sebagai dasar untuk menentukan kebutuhan pengadaan dan membantu mengurangi risiko kekurangan bahan. 06 — Scalable Operational Foundation Sistem memberikan fondasi digital yang dapat dikembangkan lebih lanjut seiring pertumbuhan jumlah outlet dan kompleksitas operasional.